Ahli Menilai Penangguhan Fitur Live di TikTok Tidak Efektif Selama Aksi Demo

Tiktok
Foto: Pexels/Amar

Sudah dua hari sejak TikTok melakukan ban atau penangguhan terhadap fitur Live Streaming miliknya. Hal ini dilakukan sebagai langkah sukarela seiring dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa. 

Namun, apakah langkah yang diambil TikTok ini efektif untuk meredam susana aksi demo yang memanas? Direktur Eksekutif Information and Communication Technology (ICT) Heru Sutadi buka suara. 

Heru menilai kalau langkah penutupan live TikTok yang sementara ini tidak efektif. Sebab, masyarakat masih dapat mengakses informasi demo lewat platform lain seperti Youtube, Instagram, Twitter dan WhatsApp. 

Advertisement

“Kalau kita lihat, karena yang live bisa dari berbagai platform Youtube, Instagram atau bahkan informasi menyebar luas melalui WhatsApp, penutupan live TikTok tidak efektif sama sekali,” ungkap Heru saat dihubungi GadgetDiva pada Senin (1/9). 

Menurut Heru, yang terpenting ialah langkah yang diambil oleh Presiden Prabowo, ketua partai politik dan DPR dalam merespons aksi demo masyarkat. Hal ini dapat menjamin keamanan serta membangun kembali kepercayaan rakyat. 

Meski fitur live streaming dihentikan, kata dia, masyarakat masih dapat menonton siaran langsung demo lewat YouTube yang disiarkan oleh media mainstream. Kemudian, penyebaran informasi juga terjadi begitu cepat di beberapa platform seperti X dan WhatsApp. 

Advertisement

Lebih lanjut, Heru juga turut menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional sebagaimana yang tertulis dalam UUD 1945. Meski, sebenarnya lebih bijak dilakukan tanpa kekerasan. 

“Tapi gimana tidak terjadi kekerasan kalau keinginan ingin ke DPR menyampaikan aspirasi terhambat bahkan dihadang dengan water canon, gas air mata dan barisan aparat,” jelas Heru. 

Heru melihat tayangan siaran langsung dari media streaming dapat membantu publik mengetahui fakta yang terjadi di lapangan. Termasuk kasus tewasnya pengemudi ojol Affan Kurniawan. 

Advertisement

“Untung saja ada media streaming sehingga yang apa terjadi di lapangan kita bisa tahu termasuk dilindasnya pengemudi Ojol Affan. Itu juga berkat tayangan live,” katanya.

Bagi Heru, isu utama saat ini bukan terletak pada berhentinya fitur live TikTok yang menjadi media penyampaian pesan, melainkan solusi pemerintah atas akar masalah demo. Ia menilai langkah yang diambil Presiden Prabowo sudah tepat dan berdampak lebih besar. 

“Langkah Presiden Prabowo sudah tepat. Mengobati masalah ini ke akar masalah. Soal hubungan DPR dan Anggota DPR dengan Rakyat, soal gugurnya Affan sampai langkah apa yang dilakukan pemerintah menyikapi demo belakangan,” katanya.

Advertisement

“Yang berdampak itu apa yang disampaikan Presiden Prabowo. Seperti di Jakarta hari ini kan agak tenang,” pungkas Heru Sutadi. 

Diketahui bahwa TikTok menghentikan fitur live secara temporer sejak Sabtu (30/8) lalu bersamaan dengan memanasnya aksi demo pada sejumlah wilayah di Indnonesia. Langkah penangguhan ini dilakukan sebagai upaya pengamanaan platform. 

Live Streaming
Tangkapan Layar fitur Live di TikTok

“Sehubungan dengan meningkatnya kekerasan dalam aksi unjuk rasa di Indonesia, kami mengambil langkah-langkah pengamanan tambahan untuk menjaga TikTok tetap menjadi ruang yang aman dan beradab. Sebagai bagian dari langkah ini, kami secara sukarela menangguhkan fitur TikTok LIVE selama beberapa hari ke depan di Indonesia,” kata Juru Bicara TikTok. 

Advertisement

Hingga artikel ini ditulis pada pukul 22:43, fitur Live TikTok masih belum dapat digunakan melalui ikon Live maupun kolom pencarian. Tidak diketahui pula kapan fitur ini mulai dapat diakses kembali.

Cek berita teknologi, review gadget dan video Gadgetdiva.id di Google News. Baca berita otomotif untuk perempuan di Otodiva.id, kalau butuh in-depth review gadget terkini kunjungi Gizmologi.id. Bagi yang suka jalan-jalan, wajib baca Traveldiva.id.